Mungkin para pembaca masih terasa asing dengan istilah atau julukan "Pasar Krempyeng". Pasar krempyeng adalah pasar yang biasanya cuma ada pada pagi hari mulai dari jam 05.00-06.30 WIB di sepanjang jalan menuju Gapura RW 01 Desa Leran, Kecamatan Sluke, Kabupaten Rembang. Pasar ini layaknya seperti pasar pada umumnya, tetapi yang membedakan di pasar ini adalah macam hasil jualannya lebih beragam. Ada sayuran, ikan, makanan, minuman, sembako, maupun kebutuhan pokok lainnya, dan masih banyak lagi.
Pasar krempyeng juga perlahan menjadi penggerak ekonomi untuk warga Desa Leran dan sekitarnya. Mayoritas warga Desa Leran secara tidak langsung ikut andil dalam menghidupkan suasana di pasar ini. Mereka dituntut untuk bisa berkreasi dengan membuat sesuatu karya yang bisa menghasilkan pundi-pundi rupiah.
Selama bulan ramadhan, pasar krempyeng juga menjadi pusat belanja kebutuhan pokok yang dikunjungi masyarakat baik dari Desa Leran sendiri maupun masyarakat dari desa tetangga seperti dari Desa Binangun, Desa Jurang Jero, Desa Trahan, Desa Bonang, dan masih banyak lagi.
Pasar krempyeng bukan hanya sekedar tempat jualan, melainkan juga menjadi salah satu identitas budaya warga Desa Leran. Ini bisa jadi contoh yang nyata bagaimana pasar tradisional bisa berjalan dan berkembang di era modernisasi. Dengan mempertahankan budaya lokal dan menjaga nilai-nilai sosial yang bertujuan mempererat hubungan antar masyarakat.